Bangkinang — Topikutama. Com|Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di halaman kantor Lapas Bangkinang, Senin (6 April 2026).
Apel pagi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi, serta menyampaikan arahan pimpinan kepada seluruh pegawai. Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat struktural, staf administrasi, serta jajaran regu pengamanan dengan penuh kesiapan dan semangat.
Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan laporan komandan apel, penghormatan kepada pimpinan apel, serta pengucapan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara, khususnya di lingkungan pemasyarakatan. Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas harus selaras dengan arahan pimpinan, mulai dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, hingga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar.
“Disiplin harus menjadi budaya kerja. Setiap tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran diingatkan untuk menjaga nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran serta perbuatan yang dapat merusak citra pemasyarakatan.
Menurutnya, integritas merupakan nilai utama yang harus dimiliki oleh setiap petugas pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan. Dengan integritas yang kuat, diharapkan seluruh pegawai dapat bekerja secara jujur, transparan, dan akuntabel.
Lebih lanjut, Alexander Lisman Putra mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kekompakan dan sinergi antarb idang. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama tim yang solid dan komunikasi yang efektif.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Jajaran pengamanan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
“Keamanan merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Seluruh petugas harus selalu siaga dan menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain sebagai sarana penyampaian arahan, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai momen evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah berjalan. Dengan adanya evaluasi secara rutin, diharapkan setiap pegawai dapat terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Apel pagi ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh jajaran Lapas Bangkinang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Lapas Bangkinang dapat terus meningkatkan kedisiplinan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan yang optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.***
#LapasBangkinang






