Sambut Ramadhan 1447 H Sucikan Hati, Eratkan Silahturami dan Tebarkan Kebaikan

Pekanbaru — Topikutama. Com | Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau menggelar kegiatan munggahan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang mempererat silaturahmi seluruh jajaran pegawai dalam menyongsong bulan penuh ampunan dan keberkahan, Jumat (13/02). Kegiatan dimula dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia.

Sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa syukur menyambut Ramadhan, kegiatan ini dilaksanakan penyerahan santunan kepada yayasan. Aksi sosial tersebut mencerminkan komitmen Kanwil Ditjenpas Riau untuk terus hadir dan berbagi manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Ramadhan yang mengajarkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, turut menyampaikan sambutan dan arahan kepada seluruh jajaran. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa munggahan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana introspeksi dan penguatan komitmen bersama.

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menyucikan hati dan memperbaiki kualitas diri. Saya berharap seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Riau dapat menjadikan bulan suci ini sebagai titik awal peningkatan integritas, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mari kita eratkan silaturahmi, hilangkan sekat, dan tebarkan kebaikan dalam setiap tugas dan pengabdian,” ujar Maizar.

Beliau juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan semangat Ramadhan sebagai energi positif dalam mewujudkan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada pelayanan yang humanis.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh santri bernama Diyan Alfiari Rambe, yang mengulas tentang keutamaan Bulan Ramadhan dan makna ibadah puasa sebagai sarana pembentukan pribadi yang bertakwa, disiplin, serta penuh empati terhadap sesama. Kultum singkat tersebut menjadi pengantar yang menyejukkan hati sebelum memasuki agenda utama.(rl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *